Putus Rantai Kemiskinan Melalui Pendidikan
Pada prosesi wisuda kemarin, Firda Dian Yudha Az Zahra selaku siswa paling baik memberi tambahan sepatah dua patah perihal pendidikannya. Ia mengucapkan terima kasih kepada Ayahanda (Chairul tanjung) dan Ibunda (Anita Ratnasari Tanjung) perihal kesempatannya untuk mengenyam pendidikan.
“Saya mewakili angkatan ketiga (Angkasa Raya) SMA Unggulan CT ARSA Foundation Sukoharjo mengucapkan terima kasih kepada ayahanda dan ibunda sebab berkat uluran tangan baik keduanya kita dapat mengenyam pendidikan SMA bersama mutu yang amat baik,” ungkap Firda.
“Visi dan misi ayahanda dan ibunda yang amat mulia untuk memutus rantai kemiskinan bersama pendidikan inilah yang menjembatani kita untuk jadi orang-orang yang berhasil di sesudah itu hari dan juga dapat tingkatkan derajat orang tua bersama bekal ilmu yang kita dapatkan” tambahnya.
Di kesempatan yang sama, Ibunda Anita Ratnasari Tanjung selaku ketua CT ARSA Foundation mengucapkan selamat kepada angkatan Angkasa Raya yang udah berhasil berjuang merampungkan pendidikan.
Ia termasuk tunjukkan cocok bersama visi misi CT ARSA Foundation di dalam memutus rantai kemiskinan bersama pendidikan yang memiliki kualitas tidaklah suatu langkah yang mudah.
“Semuanya diperlukan perjuangan. Tidak hanya bangunan megah sekolah yang dibangun, tetapi segala kebutuhan, kepentingan yang menunjang untuk tercapainya pendidikan yang memiliki kualitas bagi siswa dan siswi sepanjang kalian mengenyam pendidikan tiga tahun di Sekolah Unggulan CT ARSA Foundation,” kata Ibunda Anita.
Tapi bersama kerja serupa yang baik bersama banyak pihak, visi dan misi tersebut merasa berangsur terwujud. Dengan bangga Ibunda Anita mengucapkan selamat kepada angkatan ketiga CT ARSA Foundation bersama takaran kelulusan yang amat memuaskan.
“Bangga rasanya bunda kalian dapat masuk ke Perguruan Tinggi paling baik di Indonesia,” tutupnya.
Diketahui, nantinya lulusan SMA Unggulan CT ARSA Sukoharjo yang udah sarjana bakal diberikan kesempatan oleh CT Corporation untuk bekerja sesudah lulus. Lulusan CT ARSA dianggap sebagai teristimewa yang pintar akademik, miliki kepribadian yang baik supaya miliki kompetensi yang termasuk baik.
Selamat atas kelulusannya angkatan tiga SMA Unggulan CT ARSA Foundation!
Siswa SMA Unggulan CT ARSA Sukoharjo Lulus 100 Persen, 140 Diterima di PTN & Beasiswa
Kabar membanggakan datang dari acara wisuda SMA Unggulan CT ARSA Foundation yang digelar pada Kamis (6/7/2023) secara daring. Proses wisuda itu meluluskan 153 siswa, di mana 140 siswa dinyatakan udah di terima di bermacam perguruan tinggi.
Kepala SMA Unggulan CT ARSA Foundation Sukoharjo, Usdiyanto menyebutkan prosesi wisuda angkatan ketiga dijalankan tidak sama yakni secara daring. Hal ini berdasarkan imbauan dari Dinas Pendidikan perihal isu wisuda sebagian pas lalu.
“Dikhawatirkan prosesi wisuda secara langsung bakal memberatkan orang tua siswa dan sebetulnya anak-anak kita dibiayai oleh Ibunda (Anita Ratnasari Tanjung), tetapi di Jateng tidak tersedia sekolah yang laksanakan wisuda,” ungkap Usdiyanto dikutip dari bkipmambon.com, Jumat (7/7/2023).
Dengan demikian, 153 siswa yang lulus Kamis kemarin laksanakan acara wisuda dari kediamannya masing-masing.
140 Siswa Diterima PTN & PTS
Usdiyanto menyebutkan dari 153 siswa yang lulus, 140 di antaranya udah di terima di Perguruan Tinggi (PT) baik negeri atau swasta bersama bermacam jalur beasiswa.
Terbanyak di ITB bersama 26 siswa termasuk bersama lulusan paling baik SMA Unggulan CT ARSA Sukoharjo yakni Firda Dian Yudha Az Zahra yang di terima di Sekolah Teknik Elektro dan Informatika-Rekayasa ITB.
Tak kalah membanggakan, keliru satu siswa termasuk di terima di tujuh kampus top luar negeri yakni Allin Alya Yasmin. Ia di terima di bermacam kampus seperti University of Toronto jurusan Biological Sciences plus Neuroscience, dan Life Science; University of British Columbia jurusan Applied Science (Chemical Engineering); Monash University jurusan Engineering (Honours).
Kini tersisa 13 siswa yang sedang mengikuti seleksi di bermacam jalur independen bersama beasiswa.
“Masih tersedia 13 anak yang ikut jalur mandiri, semoga lolos semuanya. Jalur independen tersedia termasuk PT yang mewadahi KIP. Mereka selamanya mencari PT jalur independen yang tersedia beasiswanya,” ucapnya.























